PENDAPAT HUKUM ATAS MASA JABATAN KEPALA DAERAH

PERMASALAHAN

Bupati Trenggalek saat ini, Bpk. Mulyadi sebelumnya pernah menjabat sebagai Bupati Trenggalek pada periode 2000-2005. Pada periode 2005-2010, yang bersangkutan tidak lagi menjabat sebagai Bupati Trenggalek. Kemudian pada periode 2010-2015, yang bersangkutan terpilih kembali sebagai Bupati Trenggalek.

Apakah yang bersangkutan dapat mencalonkan kembali untuk periode 2015-2020 jika sebelumnya yang bersangkutan sudah pernah 2 kali menjabat sebagai Bupati  meskipun tidak berurutan ?

 

DASAR HUKUM

-            UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah

-            Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 29/PUU-VIII/2010

 

PENDAPAT HUKUM

Mahkamah Konstitusi pernah memutus Pengujian Pasal 58 huruf o UU 32/2004 terhadap Pasal 27 ayat (1), Pasal 28D ayat (3), Pasal 28I ayat (2) UUD 1945 yaitu Putusan Mahkamah Nomor 8/PUU-VI/2008 bertanggal 6 Mei 2008 dan telah memberikan batasan jabatan kepala daerah. Pembatasan dimaksud dapat diimplementasikan oleh Undang-Undang, yaitu:

a. pembatasan dua kali berturut-turut dalam jabatan yang sama; atau

b. pembatasan dua kali jabatan yang sama tidak berturut-turut; atau

c. pembatasan dua kali dalam jabatan yang sama di tempat yang berbeda;

 

Mahkamah Konstitusi juga pernah memutus Pengujian Pasal 58 huruf o UU 32/2004 terhadap Pasal 28D ayat (1) dan Pasal 28D ayat (3) serta Pasal 28G ayat (1) UUD 1945 yaitu Putusan Mahkamah Nomor 22/PUU-VII/2009 bertanggal 17 November 2009, dengan pertimbangan sebagai berikut:

 

Menurut Mahkamah pada hakikatnya baik UU 22/1999 maupun UU 32/2004 dan PP 6/2005 telah mengatur hal yang sama tentang masa jabatan Kepala Daerah yaitu lima tahun. Perbedaan sistem pemilihan kepala daerah baik tidak langsung [vide Pasal 40 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) UU 22/1999] maupun langsung (Pasal 15 PP 6/2005) tidaklah berarti bahwa sistem Pemilihan Kepala Daerah tidak langsung, tidak atau kurang demokratis dibandingkan dengan sistem langsung, begitu pula sebaliknya. Keduanya merupakan kebijakan negara tentang sistem pemilihan kepala daerah yang sama demokratisnya sesuai dengan Pasal 18 ayat (4) UUD 1945. Bahkan Pemerintah setelah memperoleh pengalaman menerapkan sistem pemilihan kepala daerah langsung (berdasarkan UU 32/2004) dan pemilihan kepala daerah tidak langsung (berdasarkan UU 22/1999) dengan segala akibatnya, sekarang timbul gagasan baru untuk kembali memberlakukan pemilihan secara tidak langsung”;

 

Oleh karena pengujian Pasal 58 huruf o UU 32/2004 pernah dilakukan terhadap Pasal 27 ayat (1), Pasal 28D ayat (1) dan Pasal 28D ayat (3) UUD 1945 dan pernah diputus oleh Mahkamah Konstitusi (vide Putusan Nomor 8/PUU-VI/2008 bertanggal 6 Mei 2008 dan Putusan Nomor 22/PUUVII/2009 bertanggal 17 November 2009) sehingga mutatis mutandis alasan hukum dalam kedua putusan Mahkamah Konstitusi tersebut berlaku sepanjang berkenaan dengan Pasal 27 ayat (1), Pasal 28D ayat (1) dan Pasal 28D ayat (3) dan dianggap ne bis in idem;

 

Pasal 58 huruf o UU 32/2004 menentukan, calon Kepala Daerah adalah Warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat belum pernah menjabat sebagai kepala daerah atau wakil kepala daerah selama 2 (dua) kali masa jabatan dalam jabatan yang sama;

 

Sebagaimana tercantum dalam Putusan Mahkamah Nomor 8/PUU-VI/2008 bertanggal 6 Mei 2008 bahwa syarat jabatan menekankan pada frasa belum pernah menjabat sebagai Kepala Daerah atau Wakil Kepala Daerah selama dua kali masa jabatan dalam jabatan yang sama, baik di daerah yang sama atau di daerah lain;

 

Menurut Mahkamah Konstitusi, seseorang yang pernah menjabat tetap saja dianggap telah pernah menjabat terlepas dari pertimbangan apakah jabatannya tersebut diperoleh secara demokratis atau tidak demokratis karena baik secara ipso facto maupun ipso jure tidak bisa dihapus dari catatan sejarah;

 

Mahkamah Konstitusi kemudian menyatakan batasan jabatan kepala daerah adalah 2 kali meskipun jabatan tersebut dijabat tidak secara berturut-turut;

 

Sehingga kedudukan Bpk. Mulyadi sebagai Bupati Trenggalek berdasarkan putusan MK tersebut tetap dihitung telah menjabat 2 kali meskipun tidak secara berturut-turut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: